Saturday, December 14, 2019

ERSA SUCI SALINDA: Pengembangan Kelembagaan Pembangunan

    Pengembangan Kelembagaan Pembangunan



                      Oleh Ersa Suci Salinda





     Perubahan sosial adalah fenomena yang lazim dalam semua masyarakat. Ia juga merupakan satu proses yang berlangsung. Meskipu kadarnya berbeda dengan satu masyarakat yang lain perubahan sosial berarti memodifikasi atau perubahan istitusi sosial atau pola pola peran sosial. Yang ditekankan disini adalah perubahan penting dalam perilaku sosial atau perubahan dalam sistem sosial yang lebih besar, bukan perubahan kecil dalam kelompok kecil jadi perubahan sosial merujuk kepada perubahan dari segi hubungan sosial yang ada, seperti dalam kehidupan keluarga, ekonomi atau agama. (Rahman, 2011) 

  Disuatu negara terdapat beberapa titik pertumbuhan, dimana industry berkelompok ditempat itu, karena diperoleh beberapa manfaat dalam bentuk penghematan-penghematan dalam kemudahan. Secara geografis pertumbuhan ekonomi pasti tidak seimbang. Dalam proses pertumbuhan tidak seimbang selalu dapat dilihat bahwa kemajuan disuatu tempat (titik). (Yeremias, 1995)

         Pembangunan merupakan bentuk perubahan sosial yang terarah dan terncana melalui berbagai macam kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Bangsa Indonesia seperti termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 telah mencantumkan tujuan pembangunan nasionalnya. Kesejahteraan masyarakat adalah suatu keadaan yang selalu menjadi cita-cita seluruh bangsa di dunia ini. Berbagai teori tentang pembangunan telah banyak dikeluarkan oleh ahli-ahli sosial barat, salah satunya yang juga dianut oleh Bangsa Indonesia dalam program pembangunannya adalah teori modernisasi. Modernisasi merupakan tanggapan ilmuan sosial barat terhadap tantangan yang dihadapi oleh negara dunia kedua setelah berakhirnya Perang Dunia II. Pada masa sekarang ini , konsep pembangunan sudah merupakan suatu ideologi yang menggambarkan kegiatan-kegiatan dalam upaya mengejar pertumbuhan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam pembangunan sangat berhubungan dengan soiologi pembangunan. Dalam suatu proses pembangunan perlu adanya kemauan keras serta kemampuan untuk memanfaatkan potensi-potensi yang tersedia dalam masyarakat untuk keperluan pembangunan. Berbagai perencanaan perlu disusun dan digelar dalam rangka menghimpun kekuatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam usaha mencapai tingkat kesejahteraan lebih tinggi. (Nurhidayah, 2019)

    Sosiologi berguna untuk memberikan data sosial yang diperlukan dalam tahap perencanaan pembangunan maupun pelaksanaan pembangunan.Pada tahap perencanaan,yang harus diperhatikan yaitu apa yang menjadi kebutuhan sosial.Pada tahap pelaksanaan yang harus diperhatikan yaitu kekuatan sosial dalam masyarakat serta proses perubahan social.Sementara itu pada tahap penilaian pembangunan,yang harus dilakukan adalah analisis terhadap  efek atau dampak dari sosial pembangunan itu. Berikut adalah program yang harus dilakukan: 


a. Pengembangan ekonomi rakyat

      Pembangunan ekonomi kerakyatan pada itinya adalah mengelola seluruh potensi konomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dengan menerapkan asas ekonomi kerakyatan 

b. Pengembangan kualitas sumber daya masunia 

     Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam proses pembangunan. Semakin tinggi sumber daya manusia maka semakin mendorong kemajuan suatu negara. Saat ini, peranan SDM lebih menonjol dibandingkan dengan modal fisik dalam proses pembanguanan ekonomi 


c. Pembangunan infastruktur 

Pembangunan infastruktur mampu mendukung prioritas pembangunan lainnya, khususnya pengembangan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas SDM.





Daftar Pustaka



Nurhidayah, E. (2015). Sosiologi dan Antropologi. Semarang: Uin Semarang

Rahman, T. (2011). Glosari Teori Sosial. Bandung: Ibnu Sirna

Yemeris, T. (1995). Pembangunan Regional(HandOut). Yogyakarta: UGM

No comments:

Post a Comment